Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Santuni Anak Yatim di Jumat Berkah, Hatik: Mohon Doa Kelancaran Penuntasan Kasus Tanah

Sabtu | Juli 11, 2026 WIB Last Updated 2026-07-11T03:27:10Z

Karimun, radarberita.id – Ketua organisasi wartawan Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Provinsi Kepulauan Riau menggelar aksi sosial dengan menyantuni anak yatim, dhuafa dan anak kurang mampu pada momen Jumat Berkah di dua lokasi berbeda yakni di Poros , Bukit Cincin RT 03 RW 03 Kelurahan Sungai Raya dan Kelurahan Sungai Lakam Barat, pada Jumat (10/7/2026).


Selain berbagi kebahagiaan, kegiatan ini juga diisi dengan doa bersama demi kelancaran penuntasan kasus sengketa tanah yang saat ini sedang dikawal oleh pihak pers. 


Dalam sambutannya, Ketua organisasi Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Provinsi Kepulauan Riau, Hatik Hidayati Setiowati menyampaikan bahwa momentum suci ini sengaja dimanfaatkan untuk mengetuk pintu langit. 


Hatik secara khusus memohon doa tulus dari anak-anak yatim agar perjuangan masyarakat dalam menuntut keadilan atas kasus tanah/agraria yang sedang bergulir dapat berjalan lancar tanpa hambatan.


"Perjuangan warga sejauh ini telah menempuh perjalanan panjang: Pengadilan Tinggi Kepri bahkan telah membatalkan putusan sebelumnya dan menyatakan gugatan perusahaan cacat formil—sebab warga telah menguasai tanah itu secara damai dan terus-menerus sejak 1996, jauh sebelum sertifikat perusahaan terbit. Kini seluruh harapan tertumpu pada putusan akhir di tingkat tertinggi." ujarnya.

 

"Kami juga memohon bantu doa dari anak-anak yang mulia ini, agar perjuangan warga Poros dan Bati memperoleh kemenangan mutlak demi keadilan dan hak tempat tinggal mereka di Mahkamah Agung nanti,” sambungnya.


Menurutnya, doa anak-anak yatim adalah kekuatan moral bagi kami. Kami berharap segala proses hukum dan mediasi terkait kasus tanah ini dilancarkan, serta hak-hak masyarakat yang terzalimi bisa segera terpenuhi. 


Ia berharap berharap keadilan segera berpihak pada mereka yang mempertahankan haknya dengan jujur dan sabar.


Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama dan makan siang penuh rasa kekeluargaan.(JN)

×
Berita Terbaru Update