Karimun, radarberita.id — Manager PLN ULP Tanjung Balai Karimun Ahmad Subhan Hadi mengambil tindakan tegas setelah menemukan kabel milik sebuah perusahaan penyedia layanan internet (provider) tersangkut pada jaringan kabel listrik bertegangan tinggi.
Insiden yang terjadi di kawasan padat penduduk ini dinilai membahayakan keselamatan publik dan berpotensi memicu gangguan pasokan listrik skala besar pada Jumat (3/7/2026).
Dari informasi di lapangan, kronologi kejadian saat pihak provider yang akan menyambungkan gulungan kabel di tiang PLN di sepanjang jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Baran Barat, Kecamatan Meral.
Namun saat melempar , kabel tersebut nyangkut di kabel listrik yang bertegangan tinggi sehingga mengakibatkan percikan api kecil.
Akibat pemasangan kabel internet melilit kabel utama PLN yang tidak sesuai prosedur keamanan (SOP),Manager PLN ULP Tanjung Balai Karimun Ahmad Subhan Hadi beserta Tim pemeliharaan PLN langsung turun ke lapangan untuk melakukan isolasi area dan pengamanan fisik.
Sebelum, pihak ULP PLN Tanjung Balai Karimun telah melayangkan surat teguran resmi kepada manajemen pihak provider terkait, kata petugas PLN kepada awak media.
"Hari ini pihak provider di panggil pak Ahmad Subhan Hadi bang," ujarnya.
PLN menuntut pertanggungjawaban penuh atas kelalaian pemasangan infrastruktur tersebut. Pemasangan kabel telekomunikasi secara sembarangan di tiang atau jalur PLN sangat berbahaya, pungkasnya.(JN)
