Notification

×

Iklan


Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Publik Nantikan Langkah Tegas Kepolisian Hentikan Praktik Perjudian Diduga Beroperasi di Deluxe Pub & KTV

Selasa | Mei 26, 2026 WIB Last Updated 2026-05-26T16:49:07Z
Pub & KTV Deluxe

Batam, radarberita.id – Kabar mengejutkan kembali menyelimuti dunia hiburan malam di Kota Batam. Setelah sempat dikabarkan berhenti beroperasi, kini nama Pub & KTV Deluxe kembali menjadi sorotan tajam. 


Tempat hiburan yang berlokasi di belakang Hotel Kolekta, Kelurahan Lubuk Baja Kota, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau ini, diduga kuat mendapatkan perlindungan atau dukungan dari pihak berkuasa atau yang dikenal di kalangan masyarakat sebagai "orang kuat", sehingga aktivitas dugaan praktik perjudian jenis bola pingpong yang berlangsung di dalamnya berjalan sangat nyaman, leluasa, dan seolah tak tersentuh hukum.

 

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, bahwa dulunya tempat ini pernah ditutup sementara waktu. Namun, belakangan ini aktivitas di lokasi tersebut kembali berdenyut lebih kuat dari sebelumnya. Bahkan, sumber yang mengetahui seluk-beluk tempat itu menyebutkan bahwa kini operasionalnya jauh lebih berani dan terbuka dibandingkan masa-masa sebelumnya.

 

"Dulu sempat tempat ini ditutup, tapi sekarang bangkit lagi, dan malah lebih leluasa. Ada dugaan kuat mereka sudah di-back up orang kuat, makanya merasa aman dan nyaman. Rasanya tak ada hukum yang sanggup menyentuh atau mengganggu aktivitas di sana," ungkap salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, Selasa (26/5/2026).

 

Berdasarkan pantauan di lokasi, Pub & KTV Deluxe kini menjadi salah satu tujuan utama bagi para penggemar judi. Di balik fasilitas hiburan dan karaoke yang ditawarkan, tempat ini diduga menjadi sarang permainan uang. Aktivitas taruhan berlangsung sepanjang malam, dengan pengunjung yang datang dan pergi secara bergantian tanpa rasa takut akan adanya razia atau tindakan aparat.

 

Menurut keterangan yang diperoleh, sistem keamanan dan pengawasan di tempat ini sangat ketat, bukan hanya untuk menjaga ketertiban, melainkan juga untuk mengantisipasi kedatangan pihak berwenang.


Namun, yang menjadi pertanyaan besar di masyarakat adalah mengapa hingga saat ini belum ada langkah tegas yang diambil untuk menutup tempat tersebut, padahal kabar mengenai praktik ilegal di dalamnya sudah menjadi rahasia umum.

 

"Rasanya ada kekebalan hukum di sana. Tempat lain yang kedapatan ada judi langsung ditindak, ditutup, dan pemiliknya diproses. Tapi di Deluxe, seolah ada garis pembatas yang tidak boleh dilewati siapa pun. Semua berjalan lancar, nyaman, dan leluasa seolah-olah mereka yang membuat aturan sendiri," tambah sumber tersebut.

 

Masyarakat pun mulai bertanya-tanya, siapa sebenarnya sosok "orang kuat" yang menjadi payung perlindungan di balik kelancaran operasi tempat ini. Dugaan adanya campur tangan pihak tertentu yang memiliki kekuasaan atau koneksi luas membuat warga pesimis hukum bisa berjalan adil.

 

Kondisi ini tentu saja memicu keprihatinan. Pasalnya, keberadaan pusat perjudian yang beroperasi leluasa tidak hanya meresahkan, tetapi juga merusak tatanan sosial dan ekonomi masyarakat. Warga berharap aparat penegak hukum dapat bekerja profesional dan netral, tanpa memandang siapa pemilik atau siapa yang melindungi, agar hukum dapat ditegakkan secara sama rata.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak manajemen Pub & KTV Deluxe maupun dari kepolisian terkait dugaan adanya praktik perjudian dan perlindungan pihak tertentu di tempat tersebut. Warga pun masih menanti apakah hukum benar-benar berlaku sama untuk semua, atau memang ada tempat-tempat yang memiliki hak istimewa untuk melanggar aturan. (Red)

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update