![]() |
| Foto : ISTIMEWA |
Batam, radarberita.id _ Masyarakat Kepri, khususnya Batam kembali menyuarakan kekecewaan terhadap pelayanan di Pelabuhan ASDP Punggur Batam yang dinilai gagal memenuhi pelayanan kepada masyarakat.
Pelayanan yang dinilai tidak maksimal, terutama bagi penumpang antar provinsi dan yang ingin menyeberang ke Tanjung Uban, Bintan, menjadi sorotan utama.
Kekecewaan ini muncul karena jam operasional pelabuhan yang terbatas, sehingga tidak melayani penyeberangan 24 jam.Terlebih lagi adanya penumpukan penumpang.
Hal ini dinilai menghambat aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah, terutama bagi mereka yang membutuhkan transportasi laut di luar jam operasional.
"Kami sangat kecewa dengan pelayanan di Pelabuhan Punggur ini. Jam operasionalnya terbatas, jadi kalau ada urusan mendesak di Tanjung Uban malam-malam, kami tidak bisa menyeberang. Ini sangat menghambat kami," ujar salah satu penumpang, Senin (05/01).
Dilansir dari simakkepri.com,Gusmanedy Sibagariang menilai bahwa pihak ASDP telah melakukan kelalaian yang serius.Ia menilai alasan teknis seperti keterbatasan armada atau pengaturan internal tidak boleh dijadikan pembenaran untuk menghentikan pelayaran. Lonjakan penumpang Nataru adalah agenda tahunan yang bisa dan wajib diantisipasi, sehingga penghentian pelayaran justru mencerminkan buruknya perencanaan dan lemahnya manajemen pelayanan publik.
Menanggapi kondisi ini, sejumlah masyarakat Kepri menyuarakan harapan agar pengelolaan Pelabuhan RORO Punggur diambil alih oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam.
Mereka meyakini, dengan pengelolaan yang lebih profesional dan terintegrasi, BP Batam mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan mengoperasikan pelabuhan selama 24 jam.
Masyarakat menilai, BP Batam memiliki pengalaman dan sumber daya yang lebih memadai untuk mengelola pelabuhan secara efisien dan profesional.
Selain itu, dengan pengelolaan yang terpusat, diharapkan koordinasi antara pelabuhan dan instansi terkait dapat berjalan lebih baik, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan.
Selama ini BP Batam sudah terbukti mampu mengelola pelabuhan dengan baik. Apalagi Bp Batam sendiri memiliki pengalaman dan sumber daya yang lebih memadai.
Harapan masyarakat ini diharapkan dapat menjadi perhatian bagi pemerintah daerah dan pusat. Lambatnya pelayanan sekarang menjadi kurang nya kepercayaan masyarakat.
Pengambilalihan pengelolaan Pelabuhan RORO Punggur oleh BP Batam diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memenuhi kebutuhan transportasi laut masyarakat Kepri.
Saat dikonfirmasi melalui layanan chat WhatsApp,Andri Setiawan General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam mengatakan sedang dalam perjalanan dinas ke Pekanbaru."Oh iya bang.Nanti saya update ya,sebentar lagi saya flight,ada dinas ke Pekanbaru " ujarnya via WhatsApp ( RED )
