Karimun, radarberita.id - Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan ( Puslitbang ) Polri menggelar kunjungan kerja (kunker) ke Kepolisian Resor (Polres) Karimun guna melaksanakan penelitian mendalam mengenai kesesuaian norma penyelidikan dan penyidikan tindak pidana.
Kegiatan tersebut dipimpin Kombes Pol M. Fauzi, S.I.K. selaku Ketua Tim Penelitian, didampingi AKBP Ade Chadijah, serta Penata TK.I Dhanny Irawan,.
Turut hadir Peneliti Ahli Utama BRIN ,Moch. Nurhasim serta diikuti Wakapolres Karimun Kompol Eri Sujati, Kabagren, Kasat Reskrim, Kasat Resnarkoba, Kasat Polairud, Kapolsek Balai, Kapolsek Tebing, serta para Kanit Reskrim, bertempat di lantai 2 Mapolres Karimun.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh proses hukum di tingkat kewilayahan berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku, Rabu (16/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Tim Puslitbang Polri memfokuskan pemantauan pada penerapan standar prosedur operasional (SOP) oleh fungsi Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba).
Ketua Tim Puslitbang Polri, Kombes Pol M. Fauzi, S.I.K. menegaskan bahwa tolok ukur utama dari penelitian ini adalah terwujudnya keadilan yang berkepastian hukum.
"Evaluasi ini penting untuk meminimalkan potensi pelanggaran kode etik, salah prosedur, atau gugatan praperadilan yang dapat menurunkan citra institusi Kepolisian di mata publik.,' ujarnya.
Kombes Pol M. Fauzi berharap melalui hasil riset ini, Puslitbang Polri akan menyusun rekomendasi strategis kepada Kapolri terkait penguatan kompetensi penyidik, pembaruan regulasi internal, serta pemenuhan sarana prasarana pendukung digital forensik guna mendukung penegakan hukum yang modern dan humanis," terangnya .
Sementara itu, Kabagren Polres Karimun menyampaikan bahwa penelitian tersebut menjadi kesempatan penting bagi jajaran untuk menyampaikan kondisi faktual di lapangan, khususnya terkait beban kerja, karakteristik wilayah hukum, serta kebutuhan dukungan operasional.
“Masukan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyempurnaan norma indeks agar lebih realistis, proporsional dan mampu menyesuaikan dengan karakteristik masing-masing wilayah,” ujarnya.
Melalui penelitian tersebut, diharapkan dapat dirumuskan rekomendasi untuk mendukung pelaksanaan penyelidikan dan penyidikan yang lebih efektif, profesional, transparan dan akuntabel.(JN)
____
